Aku percaya tidak ada batasan usia untuk sebuah mimpi. Diusia
berapapun, kita boleh bermimpi, dan diusia berapapun, kita boleh berjuang
mewujudkannya. Jika ada yang mengatakn itu terlambat, yah, wajar-wajar saja,
yang perlu kita lakukan adalah berbaik sangka dan tidak mengambil hati. Aku selalu
merasa kecil jika, mendengar kata terlambat. Tapi setelah aku pikir-pikir lagi,
terlambat bukanlah suatu kesalahan dalam sebuah impian. Justru, mereka yang
mengatakan terlambat adalah mereka yang hanya memiliki beberapa impian, dan
aku, masih ingin terus berjuang mewujudkan semua mimpi dan cita-citaku.
Berat? Iyaa
Bingung mulai dari mana? Iyaa
Lalu kukumpulkan segala rasa letih dan kebingungan ini, kan kupaksa
terus melangkang untuk menemukan impian – impian yang bahkan berlum ku sangka..
Sadarku, terkadang, justru orang-orang terdekat yang tidak begitu
mempercayai kemampuan kita, nereka tidak menertawakan, tidak juga
menjelek-jelekkan, merasa hanya tidak yakin dan tidak mendukung, mereka hanya
diam,
Kenapa ini justru terasa sakit ?
Lalu sesaat aku berpikir, sudahlah, ini mungkin memang kekanak-kanakan.
Lalu dilain waktu, aku melihat, sedikit yang tetap melalukan apapun
yang mereka suka, apapun yang mereka ingin, apapun itu, yang mereka sebut
impian.
Lagi, aku merasa memiliki teman, jadi kupustuskan, untuk melangkah
terus saja. Biar tak ada yang percaya dan bahkan meremehkan, biarlah saja. Bukankah
setiap baik atau buruk tetap menjadi suatu pelajaran?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar