Menurutku setiap orang itu punya rasa
egois. Hanya kadarnya saja yg berbeda. Termasuk aku. Dan menjalani hari sebagai
mahasiswa, membuatku menyadari bahwa kadar egoisku masih terlalu tinggi. Lalu apa
kabar dengan diriku yg dulu-dulu ? kenapa baru sekarang aku menyadarinya ?? -maaf-
Hal paling bodoh yg baru aku sadari.
Sebut saja aku dulu anak alay (benar)
aku tidak akan mengelak. Waktu-waktu dimana anak muda galau, dan lain
sejenisnya. Aku dulu memang terlalu egois, aku mungkin lebih sering memikirkan
hal-hal yg hanya ada kaitannya denganku saja, selain itu tidak. Egois bukan?
Terjebak pada satu situasi selama masa
putih abu-abu, terjebak pada suatu kondisi yg membuatku -hingga mungkin sampai
sekarang- tidak mempedulikan yg lain.
Kondisi hati yg hanya aku sendiri yg
bisa memahami. (Ini hampir membuat mati rasa).
Hingga hati yg lain tak pernah aku
sadari.
Yaa..hati yg tak pernah aku sadari.
Ada banyak hati yg ternyata justru
memberikanku warna, hati yg membuatku tertawa, menangis, bercanda, berbagi, dan
bahagia.
Hati dari orang-orang yg ada
disekitarku :)
dan untuk hati
lain yg
tak pernah kusadari..
kau pun mempunyai hati lain yg mungkin
tak kau sadari, hati lain yg akan membuatmu jauh lebih bahagia..
maaf untuk ke-egois-anku selama ini,
tapi hatiku ini -mungkin masih- mati rasa utk hati yg lain :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar