Gagal
Gagal
Ini
ya rasanya gagal? Aku tidak begitu paham bagaimana perasaanku saat ini. Hambar.
Tapi aku tidak menangis. Tapi aku kecewa. Aku gagal dalam penerimaan siswa baru
disebuah universitas swasta. Kecewa pasti iya. Lalu ?
Persepsi
Aku
gagal. Sekaligus takut. Aku takut dengan persepsi orang-orang disekitarku.
Ketika mereka akan mengatakan bahwa aku bodoh.
Entah kenapa aku takut dengan apa yang
nanti akan mereka katakan. Meski aku juga tahu apa yang mereka katakan
terhadapku tidak akan merubah apapun.
Entah
kenapa aku takut, dengan apa yang akan
mereka katakan. Aku memang bukan orang pintar, bukan anak pintar dikelas,
aku juga bukan siswa yang selalu mendapatkan nilai baik bahkan tidak jarang aku
harus mengulang. Apakah mereka mengatakan bahwa aku ini bodoh ? ( entah kenapa aku masih takut dengan perkataan mereka
terhadapku )
Dan
aku sudah mencoba untuk tidak pusing dengan persepsi mereka.
Takut
Bukan
karena tidak diterima di universitas, tapi kenyataan bahwa aku belum mampu
untuk menuntaskan soal-soalnya. Itu membuat berpikir, sudah siapkah aku untuk
ujian tulis ? mungkin orang akan mengatakan “jadikan kegagalan sebagai pemacu”.
Tapi apa itu semudah yang dikatakan ?
Sadar
Aku
sudah sadar, bahkan sudah sangat sadar. Aku memang tidak pintar, aku bahkan
terlalu takut. Tapi aku selalu bisa
berharap, berharap yang terbaik, meski aku takut tapi aku juga harus yakin
bahwa aku bisa dan aku selalu berharap.
Aku
takut tapi aku harus yakin bisa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar