Dear : N H
“setiap maksud yang terucapkan, belum sepenuhnya tersampaikan”
Bukankah
sebuah kesalahan memiliki kesempatan untuk dimaafkan? Hanya saja kapan waktu
yang tepat untuk memaafkan itulah yang tak bisa ditebak.
Aku minta maaf..
Untuk setiap
kesalahan-kesalahan yang telah aku perbuat, untuk setiap tindakan yang tak
kuketahui yang telah membuatmu sakit hati. Beberapa hari ini, aku merasa
bersalah atas apa yang telah aku lakukan. Aku merasa sikapmu berbeda terhadapku. Entah apa yang ingin aku tulis.
Begitu banyak yang ingin aku
sampaikan, namun sulit sekali
mengungkapkannya.
Aku takut
jika ada orang marah kepadaku. Entah kenapa, aku hanya merasa tidak nyaman jika
harus marahan dengan seseorang. Semoga kau bisa mengerti apa yg ingin
kukatakan, karna aku tidak bisa menyampaikannya..aku juga tidak tahu kenapa.. Aku
juga tidak tahu apa kah kau marah atau tidak. Tapi aku tahu, kau mengenalku.
Aku tahu, kau kecewa.
Aku selalu ingin melakukan
ini.. menilai seseorang bukan dari
tindakan yang telah diperbuat tapi dari niat yang ingin dia sampaikan.
Terimakasih.
“kamu punya alasan kenapa kamu berubah :) “
entah apa yang aku rasakan, entah apa yang aku pikirkan. hari itu aku benar-benar ingin pergi. pergi jauh dari kehidupan mu, biar aku sekalian tidak tau menau apa hal yang kau pikirkan.
BalasHapusaku hanya ingin membuatmu lebih menghargai keberadaanku. aku ingin kau tau bahwa aku bukan sekedar patung, bahwa aku punya hati, bahwa aku menunggu mu untuk berbagi denganku. tapi waktu yang berdetak tak mampu menjelaskan juga, mengapa kau begitu tertutup padaku.
aku terpaku melihat angin, aku putuskan untuk tidak terlalu dekat dengan mu sementara waktu, untuk menjalani hari-hari ku sendiri, dan membiarkanku memanggul beberapa pemikiran dan cerita yang kebetulan selama ini hanya kau yang tau.
look at me!
i'm waiting for you, to make me understand,to make me more know what do you want.