Senin, 30 Januari 2012

Bukan Diam

Bukan Diam

Aku terduduk dipenantian, 
dengan angin yang menemaniku terdiam. 
Diam yang tak melakukan apa-apa. 
Hingga tersadar ada yang bisa dilakukan. 
Berjalan, berlari. . .tapi bukan diam. 
Tertawa, menangis. . .tapi bukan diam. 
Tidak 
Aku tak mau berlari, tuk jatuh yang kedua kali. 
Tidak aku tak ingin jatuh, tuk menangis lagi. 
Tapi 
Aku tak ingin diam 
Karna aku tak bisa terjatuh atau menangis lagi.

This text is for you

Dear : N H

setiap maksud yang terucapkan, belum sepenuhnya tersampaikan

Bukankah sebuah kesalahan memiliki kesempatan untuk dimaafkan? Hanya saja kapan waktu yang tepat untuk memaafkan itulah yang tak bisa ditebak.

Aku minta maaf..
Untuk setiap kesalahan-kesalahan yang telah aku perbuat, untuk setiap tindakan yang tak kuketahui yang telah membuatmu sakit hati. Beberapa hari ini, aku merasa bersalah atas apa yang telah aku lakukan. Aku merasa sikapmu berbeda terhadapku. Entah apa yang ingin aku tulis.

Begitu banyak yang ingin aku sampaikan, namun sulit sekali mengungkapkannya.

Aku takut jika ada orang marah kepadaku. Entah kenapa, aku hanya merasa tidak nyaman jika harus marahan dengan seseorang. Semoga kau bisa mengerti apa yg ingin kukatakan, karna aku tidak bisa menyampaikannya..aku juga tidak tahu kenapa.. Aku juga tidak tahu apa kah kau marah atau tidak. Tapi aku tahu, kau mengenalku.
Aku tahu, kau kecewa.

Aku selalu ingin melakukan ini.. menilai seseorang bukan dari tindakan yang telah diperbuat tapi dari niat yang ingin dia sampaikan.

Terimakasih.
 “kamu punya alasan kenapa kamu berubah :) “

Jumat, 13 Januari 2012

Aku – Kalian


Kalian sudah lama mengenalku..oh bukan, aku yang telah lama mengenal kalian semua. Tapi kenapa..rasanya sulit sekali mengenali kalian semua secara  baik.

Aku benci kalian
  Kadang kalian terlalu kaku
  Kadang kalian terlalu serius
  Kadang aku terlalu kaku
  Kadang aku terlalu serius

Aku benci kalian

Sabtu, 07 Januari 2012

Base Jam -Bermimpi


Bermimpi
kala aku sedang sendiri kucoba renungi
ingin apa aku ini tak pernah mengerti
sampai kini kusadari aku tetap tak peduli
hanya aku jalani hidup ini

kududuk dalam sepi kumelamun sendiri
mau apa aku ini tak kupahami
semua orang pasti ingin dapat raih bahagia
kalau hanya itu aku pun tlah mengerti