Sabtu, 31 Desember 2011

Kedewasaan

Apasih dewasa itu ? apa juga kedewasaan itu?
Apa seusiaku sudah patut menyandang ‘kedewasaan’ ?
Aku sendiri belum tau makna sebenarnya dari kedewasaan. Bagaimana menyeimbangkan hati dan pikiran akal dan perasaan, dalam setiap hal. Aku pikir, itu semua mudah. Aku pikir aku mudah jika harus bersikap dewasa. Tapi ternyata tidak. Susah sekali mengalahkan perasaan sendiri. Padahal, semakin kita bertambah umur, keadaan menuntun kita menggunakan logika, akal, bukan lagi mengurusi masalah perasaan.
Dan memang kedewasaan itu ada seiring waktu yang kita tempuh.
Ada yang bilang, lebih tepatnya, kata teman dekatku, aku ini “dewasa”. Benarkah?? Aku sendiri tidak yakin. Tapi itu membuatku senang J
Pernahkah kamu mengatakan seseorang kalau, “dia itu tidak dewasa” atau “kamu kekanak-kanakan”
Aku pernah seperti itu, berfikir kalau temanku itu tidak dewasa, dia itu kekanak-kanakan. Lalu. . . apa aku sendiri sudah dewasa ??? aku tidak tau. . .

Menanti malam


Menanti malam

                Sore ini begitu kusam dan tak bersemangat. Gadis kecil duduk diam tak bersuara. Didekat jendela yang sudah rapuh, hatinya gundah bagai burung kehilangan arah. Sudah banyak masalah ia temui hari ini, hingga badannya letih lesu. Ingin ia berteriak biar seluruh dunia ini tahu kejenuhaannya.
                Gadis ini menanti gelap. Biar ia bias meletakkan keletihannya. Jika malam menyanyikan lagu penghantar tidur, terlelaplah ia. Gadis ini menanti malam. Agar ia tak terjaga. Agar ia segera bertemu pagi yang akan membawanya ke hari yang bahagia.

Minggu, 09 Oktober 2011

Ayahku hari ini


Semalam aku sakit, perutku sakit. Melilit. Aku sempat berjalan dengan lemas melewati ruang depan tv, dan kamar ayahku. Aku lihat Beliau belum tidur, hanya terbaring saja. Mungkin juga Bapak melihatku berjalan dengan lemas sambil memanggil-manggil ibuku dengan suara lirih. Lalu aku membaringkan badanku ke kamar belakang. Aku mendengar, Bapak menanyakan keadaanku pada Ibu, “perutnya sakit” kata ibu pada bapak. Aku juga mendengar bapak bilang, aku suruh minum obat dan lekas tidur.
-Bapak menyuruhku minum obat, disaat Beliau juga harus minum obat tiap hari.
-Bapak menyuruhku istirahat, disaat Beliau membutuhkan banyak istirahat.

Sabtu, 30 Juli 2011

Do’a dari Akhi Eko

“ Ya Allah jadikan kami ini orang-orang yang slalu berbaik sangka kepada-Mu, bimbing hamba-Mu agar terlepas dari penyakit hati. Yang terlalu bodoh untuk tak sadari betapa sayangNya Engkau kepada kami. Kami sadar Ya Allah kami hanya setitik debu dijagad-Mu, tapi kami mohon pada-Mu Ya Allah, lindungi kedua orang tuaku, yang slalu sayang padaku itu. Jagalah mereka agar slalu dalam ketabahan, dan bukakanlah pintu hati kami agar kami bisa merasakan betapa nikmatnya ujian yang Kau berikan ini. Rabbana atina fidunya khasana wabil akhirati khasana wakina adzabanar. Aaamiiin ”

Pesan dari Akhi Eko


“ Sebenere Gusti Allah slalu wenehi jalan terbaik kanggo umate, kabeh keputusan pastilah yang terbaik. Ayo nduk ojo dadi suudzan karo Gusti Allah..saka mbok lakoni iki, salah sijine kemudahan sing diwenehke. Ora mungkin Gusti Allah gawe keputusan tanpa ana manfaate kanggo umate. Insyaallah kudu yakin nduk.. ”

Pesan singkat penuh makna dari Akhi Eko

Kamis, 28 Juli 2011

Seperti itu



Aku inget, dulu sewaktu masih sd, aku punya temen, dia selalu menceritakan segala yang baru kepunyaannya. Aku nggak suka sama dia. Aku nggak suka sama orang yang seperti itu. Tapi bukan berarti aku menjauhinya, aku hanya merasa tidak nyaman jika dekat dengan orang seperti dia. Kenapa pula harus menceritakan semua hal tentang dia?? Aku juga tidak tau kenapa. Perlahan-lahan, aku mulai jarang bergaul dengannya kecuali untuk keperluan sekolah. Aku tidak ingin dekat dengan orang-orang seperti itu.

Sekarang?? Justru aku berada dilingkup yang dulu nggak aku suka. Penuh dengan orang-orang yang seperti itu. Aku bingung. Apa ini sebenarnya?? Apa aku harus bertahan, atau seperti dulu, menghindar. . . 

Selasa, 26 Juli 2011

Sakit

Sudah hampir sebulan, ayahku sakit. Segala macam obat udah diminum, tapi belum berhasil menyehatkan. Sedih karna melihat kondisi bapak yang sakir belum sembuh-sembuh juga, tapi juga lihat ibuku yang justru terlihat dari hari ke hari semakin lemah. Bapak perutnya sakit, maag kronis katanya, ditambah stroke.nya yang udah bertahun-tahun semakin melemahkan tubuhnya. Kadang-kadang badannya panas dingin nggak menentu, kadang juga sakit kepala, sekarang malah seringan BAB. Katanya badannya pegel semua. Bapak orangnya ngeyel. Keras kepala. Udah hamper sebulan nggak makan nasi, bubur juga jarang, pisang Cuma kadang-kadang. Aku sendiri jadi bingung sebenernya Bapak mau makan apa :(
Yang namanya maag, kalau nggak makan sakit, makan juga sakit kan? Tapi bapak itu aneh, setiap ada bagian tubuhnya yg sakit pengennya ada obat yang langsung bisa ngilangin sakitnya. Semuanya kan ada prosesnya..
Setiap hari lihat bapak nggak mau makan, ibuk juga malah ikut-ikutan nggak mau makan, nggak nafsu katanya..kalau gini, bisa-bisa ibuk malah sakit. Ya Allah aku nggak mau.
“ Ya Allah berikanlah kesehatan untuk ibuk. Ibuk. ibuk dan bapak. Berikanlah kesembuhan untuk bapakku Ya Allah”
Amiin. . .

Senin, 25 Juli 2011

Baru sadar

“Sepandai-pandainya kanguru melompat pasti jatuh juga”
Maaf bukan tupai, aku pilih kanguru aja, keren’nan dikit :)


Saat ini kurang lebih seperti itu yang aku alami, sepandai ap

apun aku melompat, aku tetap jatuh, dan itupun tanpa aku sadari karna aku pikir aku tidak akan jatuh, tapi memang manusia hanya bisa berencana dan Allah lah yang menentukan.
Aku kira seseorang bisa menyimpan sesuatu hal sendirian, entah hal apapun itu, entah penting atau tidak, entah besar atau kecil.
Orang-orang yang dekat dengan kita yang benar-benar mengerti kita dan berada disekitar kita ternyata mengetahui apa yang kita rasakan meski kita tidak mengatakannya. Itu yang baru aku sadari saat ini.